Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • JBS-PKKS - SMA Negeri 3 Purwokerto
blog-img-10

Posted by : Babeh Opiq 76

JBS MENJAWAB TANTANGAN ZAMAN

"Inovasi hebat hanya dilakukan orang yang berani melakukan sesuatu secara berbeda."

Joko Budi Santosa selaku kepala sekolah SMA Negeri 3 Purwokerto, adalah sosok yang visioner dan selalu bersemangat untuk membawa satuan pendidikannya maju seiring perkembangan zaman. Tahun ini, ia menghadapi tantangan baru dalam pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS), yaitu dengan metode data digital dan berbasis online dengan memakai Jaringan Berkas Secure (JBS). JBS ini adalah inisiatif baru dari Joko BS yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses penilaian.

Persiapan dimulai beberapa bulan sebelumnya.

Joko BS membentuk tim khusus yang terdiri dari para pendidik dan tenaga kependidikan yang memiliki keahlian di bidang masing-masing serta tim IT yang dikomandani Taufiq Ariefianto dan Elya Tati Subarkah. Mereka bersama-sama mengumpulkan, mengolah, dan menyusun data kinerja satuan pendidikan dalam bentuk digital. Seluruh laporan kegiatan, pencapaian peserta didik, inovasi pembelajaran, serta dokumentasi lain disimpan dalam sebuah sistem database yang terintegrasi dengan system Jaringan Berkas Secure (JBS).

“Kita harus memastikan semua data yang kita miliki lengkap dan akurat,” tegas Joko BS dalam setiap rapat timnya. “Ini bukan hanya soal penilaian, tapi juga soal transparansi dan akuntabilitas kerja kita.”

Tim IT sekolah juga bekerja keras untuk memastikan infrastruktur teknologi siap digunakan. Mereka menguji jaringan internet, memeriksa perangkat keras, serta memastikan software yang digunakan berfungsi dengan baik untuk Jaringan Berkas Secure (JBS). Sebuah ruangan khusus disiapkan sebagai pusat kegiatan selama pelaksanaan PKKS, dilengkapi dengan layar besar, laptop, dan perangkat pendukung lainnya. Joko BS juga mengadakan pelatihan untuk para pendidik dan tenaga kependidikan agar mereka terbiasa dengan penggunaan teknologi dalam presentasi data. Ia menginginkan semua orang di satuan pendidikan siap menghadapi era digitalisasi dalam dunia pendidikan.

Hari yang dinanti-nanti akhirnya tiba. Pagi itu, Joko BS datang lebih awal dari biasanya. Ia memastikan semuanya berjalan sesuai rencana. Setelan baju batik khas yang dipakainya memberikan kesan profesional dan siap menghadapi segala tantangan. Setelah memeriksa semua persiapan terakhir, Joko BS mengambil napas dalam-dalam dan memasuki ruang kegiatan yang sudah dipersiapkan.

Pukul 08.00 tepat, sesi PKKS dimulai. Tim penilai dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X dalam hal ini dari Kasi SMA-SLB, Dwi Sucipto dan Pengawas SMA, Yulianto Harsono  langsung hadir diruang kegiatan. Joko BS dan timnya menyapa mereka dengan ramah dan penuh percaya diri.

“Selamat pagi, Bapak dan Ibu. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk melakukan penilaian kinerja di SMA Negeri 3 Purwokerto. Saya berharap kita bisa menjalani sesi ini dengan lancar dan produktif,” ujarnya membuka sesi.

Joko BS kemudian memulai presentasi pembukanya dengan dibantu oleh tim panitia yang disesuaikan dengan kompetensi yang dinilai. Dengan bantuan tim IT ia menampilkan data kinerja sekolah dalam format data digital dan berbasis online dalam bentuk Jaringan Berkas Secure (JBS) dengan linknya http://pkks.sman3pwt.sch.id/. Setiap menu presentasi didesain dengan grafis yang jelas dan mudah dipahami. Ia memaparkan berbagai aspek kinerja satuan pendidikan, mulai dari pencapaian (1) Kompetensi 1. Pengembangan Diri dan Orang Lain, (2) Kompetensi 2. Kepemimpinan Pembelajaran (3) Kompetensi 3. Kepemimpinan Manajemen Sekolah dan (4) Kompetensi 4. Kepemimpinan Pengembangan Sekolah.

Joko BS Bersama tim juga memaparkan program unggulan kewirausahaan yang melibatkan siswa dalam berbagai proyek bisnis dengan memakai e-commerce. “Kami ingin peserta didik kami tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan jiwa wirausaha baik daring maupun luring”

Setelah presentasi selesai, sesi dilanjutkan dengan tanya jawab. Tim penilai mengajukan beberapa pertanyaan yang mendetail tentang implementasi program-program yang dipaparkan Joko BS.  “Bagaimana Anda memastikan bahwa penggunaan teknologi data digital dan berbasis online dalam bentuk Jaringan Berkas Secure (JBS) sudah berjalan maksimal?” tanya Yulianto Harsono selaku salah satu penilai.

Joko BS menjawab dengan tenang. “Kami mempersilahkan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan untuk mengakses dalam pengumpulan dan penyetoran data yang dibutuhkan dalam kegiatan PKKS ini sesuai dengan yang bidang kerja mereka.”

Pertanyaan lain muncul juga dari Dwi Sucipto selaku Kasi SMA-SLB mengenai program e-commerce sekolah. “Apa dampak dari program ini terhadap perkembangan peserta didik dan bagaimana Anda mengukur keberhasilannya?”

“Kami melihat dampak positif dari program ini melalui peningkatan keterampilan praktis dan kreativitas peserta didik. Selain itu, kami melakukan survei berkala dan evaluasi kinerja proyek untuk mengukur dampaknya secara kuantitatif dan kualitatif,” jawab Joko BS.

Diakhir kegiatan Dwi Sucipto dan Yulianto Harsono juga memberikan beberapa masukan yang konstruktif. Mereka mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh Joko BS dan timnya dalam penggunaan format data digital dan berbasis online dalam bentuk Jaringan Berkas Secure (JBS), namun mereka juga memberikan saran untuk meningkatkan beberapa aspek, seperti memperluas jangkauan program e-commerce dan meningkatkan partisipasi orang tua dalam kegiatan satuan pendidikan.

Setelah sesi PKKS berakhir, Joko BS mengumpulkan timnya untuk refleksi dan diskusi. Mereka mengevaluasi apa yang telah dilakukan dengan baik dan apa yang bisa diperbaiki. Joko BS memberikan apresiasi kepada seluruh tim atas kerja keras dan dedikasi mereka. “Kita telah melakukan yang terbaik. Terima kasih atas kerja keras dan dukungan kalian. Ini adalah langkah awal untuk membawa satuan pendidikan kita ke arah yang lebih baik dengan format data digital dan berbasis online dalam bentuk Jaringan Berkas Secure (JBS),” kata Joko BS dengan senyum bahagia.

Ia juga menyampaikan harapan untuk masa depan. “Saya berharap kita bisa terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan di satuan pendidikan ini. Dunia terus berubah dan kita harus siap menghadapi setiap perubahan dengan semangat dan kreativitas dengan format data digital dan berbasis online dalam bentuk Jaringan Berkas Secure (JBS).”

Joko BS merasa lega dan optimis. Pengalaman PKKS dengan metode format data digital dan berbasis online dalam bentuk Jaringan Berkas Secure (JBS) ini bukan hanya menjadi penilaian kinerja, tetapi juga pembelajaran berharga tentang pentingnya adaptasi teknologi dalam pendidikan. Ia yakin bahwa SMA Negeri 3 Purwokerto akan terus maju dan menjadi contoh bagi satuan pendidikan yang lain di Indonesia.

Dengan semangat baru, Joko BS dan timnya melangkah ke depan, siap menghadapi tantangan dan meraih pencapaian yang lebih tinggi. Hari itu menjadi tonggak sejarah bagi SMA Negeri 3 Purwokerto, menunjukkan bahwa dengan kerja keras, kolaborasi, dan adaptasi teknologi, mereka mampu membuat format data digital dan berbasis online dalam bentuk Jaringan Berkas Secure (JBS).

Replikasi

Praktik baik format data digital dan berbasis online dalam bentuk Jaringan Berkas Secure (JBS) ini dapat direplikasi oleh satuan pendidikan lain dengan melakukan penyesuaian sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan. Berikut kami lampirkan link source code JBS bagi satuan Pendidikan yang ingin melakukan pengembangan :

https://drive.google.com/drive/folders/1p3CxbXcemLp2Z5yV_IcX79TmTOLX6Z3R?usp=sharing